oleh: Dan Rasyid Jack dan Amir, dua anak kecil yang sangat bersahabat. Setiap hari bermain bersama, dimana ada si Jack disitu ada si Amir. Si Jack anak orang berpunya. Si Amir putera seorang pemulung. Yang satu berkelimpahan kaya-raya, yang satunya lagi miskin papa hina dina. Orang tua boleh terpisah bak langit dan selokan, tapi bagi [...]
Archive for the ‘e-cerpen’ Category
SIAPA SANGKA
Posted in e-cerpen, tagged keluar masuk kampung, konglomerat, nasib, siapa sangka on November 11, 2009 | Leave a Comment »
BUKU HARIAN OLAN
Posted in e-cerpen, tagged buku harian, olan, petualangan on November 11, 2009 | Leave a Comment »
oleh: Irawati Febby (10 thn) Pada suatu hari, Olan si anak Bolang ingin berpetualang bersama teman-temannya. Pertama Olan menjemput temannya yang bernama Maman. “Maman, Maman” kata Olan. “Ada apa Lan?”tanya Maman “Main yuk, sama teman-teman kita” ajak Olan. “Tunggu ya, aku mau bantu makku dulu ya” kata Maman. “O, ya” kata Olan. Sesaat kemudian Maman [...]
AKU BUKAN PENGEMIS
Posted in e-cerpen, tagged cerpen, kampung, panen kelapa on October 27, 2009 | Leave a Comment »
oleh: Dan Rasyid “Kek. Baju seragamku sudah sempit. Belikan yang baru ya?” pintaku pada Kakek di suatu siang. “Sabar ya, “sahut Kakek.” Kakek belum punya uang. Bagaimana kalau bulan depan?” Aku sangat kecewa. Tapi aku tak bisa marah. Aku harus sabar dan sadar, Kakek tak punya banyak uang. Kakekku hanya petani [...]
DUA SAHABAT
Posted in e-cerpen, tagged cerpen, di laut, dua sahabat, memancing on October 27, 2009 | Leave a Comment »
oleh: Dan Rasyid Tersebutlah dua orang sahabat, yang hidup di pinggir pantai. Yang satu berhidung pesek, satunya lagi berrambut jabrik. Mereka gemar memakan ikan. Yang berhidung pesek selalu bertugas memancing ikan, karena dia memang jago memancing ikan. Yang berrambut jabrik selalu bertugas memasak, karena dia memang jago mengolah aneka masakan ikan.
LULUS UJIAN
Posted in e-cerpen, tagged lulus, persahabatan, ujian on October 27, 2009 | Leave a Comment »
oleh: Dan Rasyid Luluk dan Diva sudah bersahabat sejak kelas satu SD. Kini mereka sudah duduk di kelas lima. Tapi, kini Luluk sedang kesal pada Diva. Saat jam istirahat tadi, mereka bertengkar. Persoalannya, Diva belum mengembalikan buku cerita milik Luluk. Padahal, buku itu kesukaan Luluk, pemberian Paklek, Teddy, adik Papa. Luluk ingat betul, Diva [...]